Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

Puluhan Mahasiswa IPB terjangkit Hepatitis A

Membaca laman kompas.com tentang puluhan (tepatnya 28 orang) mahasiswa IPB terjangkit hepatitis A rasanya kok miris juga ya.. Lingkungan kampusnya orang-orang yang berpendidikan tinggi pun tak luput dari penyakit Hepatitis tipe A. Oke kita ulas sedikit ya, apa sih hepatitis itu?.

"MICU" Protein; Chating Ala Sel Tumbuhan

Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh para ilmuwan dari Universitas Bonn telah menemukan dasar komunikasi dalam sel tumbuhan. Yaitu adanya protein 'MICU' yang bekerja mengontrol konsentrasi ion kalsium dalam sel. Dengan menggunakan penanda kimiawi tersebut, tanaman dapat mengontrol pembentukan organ dan bereaksi terhadap stres air.
Tanaman bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan mereka dengan tanggapan khusus. Sebagai contoh jika air yang tersedia di lingkungan menjadi terbatas, tanaman akan meminimalkan laju penguapan dari daunnya. Jika terjadi serangan patogen, tanaman mempersenjatai diri dengan senjata kimia. Jika jamur tanah bersimbiosis dengan akar tanaman, keduanya saling berkomunikasi akan tugas mereka masing-masing. "Semua penyesuaian memerlukan banyak komunikasi antara kompartemen individu dari sel tumbuhan," kata Dr Markus Schwarzlaender, penyidik ​​prinsip kelompok Emmy Noether di Institut Ilmu Tanaman dan Konservasi Sumberdaya di Universitas…

Solusi Antibiotik Baru "Bakteriofag" 2015

Dalam penelitian untuk mencari cara baru membunuh bakteri berbahaya, para ilmuwan telah mengubah virus menjadi predator alami: virus yang menginfeksi bakteri. Dengan mengutak-atik genom virus ini, yang dikenal sebagai bakteriofag, ilmuwan menyesuaikan virus untuk menargetkan jenis bakteri patogen tertentu. Untuk membantu mencapai tujuan itu, insinyur biologi MIT telah merancang virus dengan sistem genetik baru yang menargetkan bakteri tertentu. Pendekatan ini bisa menghasilkan senjata baru melawan bakteri yang tidak ada antibiotik, kata Timothy Lu, seorang profesor teknik elektro dan ilmu komputer dan rekayasa biologi.

"Bakteriofag ini dirancang dengan cara yang relatif modular. Anda dapat mengambil gen dan swap mereka masuk dan keluar dan mendapatkan fag fungsional yang memiliki sifat baru," kata Lu, dalam Jurnal edisi Sistem Cell.