Sel Prokariotik dan Eukariotik (Bag 2)


Pada edisi posting terdahulu mengenai sel prokariotik dan eukariotik, kita telah sedikit belajar mengenai perbedaan antara sel prokariotik dan eukariotik dari sifat maupun komponennya. Nah ada yang tertinggal yaitu kloroplas, jadi lanjut yuk belajarnya. Simak baik-baik posting edisi lanjutan ini.
h. Kloroplas
Kloroplas hanya dapat ditemukan pada sel tumbuhan dan beberapa ganggang saja. Pada sel tumbuhan biasanya kloroplas ditemukan dalam bentuk seperti cakram yaitu dengan bentuk bulat pipih. Di dalam kloroplas terdapat cairan pengisi (matriks) disebut stroma. Stroma memiliki sistem membran tilakoid yang biasanya membentuk tumpukan yang disebut grana. Di dalam membran tilakoid  terdapat zat warna klorofil untuk fotosintesis.
Struktur Sel Tumbuhan lengkap dengan organelanya


Berikut tabel perbedaan antara sel-sel prokariotik dengan eukariotik.
Pembeda Prokariotik Eukariotik
Organisme Bakteri dan ganggang hijau Protista, fungi, tumbuhan tinggi dan hewan
Ukuran sel Sekitar 1-10 nanometer Sekitar 5- 100 nanometer
Organela Tidak ada Nukleus, mitokondria, kloroplas, RE, badan golgi, dsb
Metabolisme sel Anaerob dan aerob Aerob
Pembelahan sel Kromosom memisah karena adanya pemisahan membran plasma Adanya gelendong pembelahan yang terbentuk dari sentriol
Organisasi sel Biasanya Uniseluler Lebih maju dibanding prokariotik karena biasanya multiseluler dengan tugas masing-masing sel berbeda-beda
DNA Tersebar dalam sitoplasma Berada dalam inti sel

Organel lainnya selain yang telah disebutkan di atas antara lain yaitu pada sel eukariotik ada yang memiliki dinding sel. Dinding sel ditemukan pada protista, fungi (jamur), dan tumbuhan. Dinding sel menjaga bentuk sel karena biasanya terbentuk dari polisakarida seperti khitin, selulosa dan substansi pekat lainnya. Dinding sel letaknya diluar membran sel yang telah kita bahas pada artikel terdahulu. Lupa? buka lagi dong biar tambah inget.
Selain dinding sel, organela yang paling utama dari sel eukariotik yaitu inti sel (nukleus). Nukleus merupakan pengendali dari kerja sel tersebut. Dapat dikatakan, nukleus merupakan manajer sebuah perusahaan yang mengontrol kerja bawahannya seperti mitokondria, kloroplas, dan semua yang ada di dalam sitoplasma.
Biasanya, dalam sebuah sel hanya terdapat satu inti sel, namun ada pula sel yang tidak memiliki inti sel seperti sel darah merah (eritrosit). Sel darah merah memang tidak memiliki inti sel sehingga pada bagian tengah eritrosit menjadi kosong sehingga terbentuk cekungan. Nah cekungan ini lah yang mendukung fungsi dari sel darah merah yaitu sebagai pembawa gas O2 dan CO2 ke seluruh tubuh. Tetapi ada pula sel yang memiliki nukleus lebih dari satu antara lain otot lurik (otot rangka) dan pada protozoa terdapat makronukleus (nukleus besar) dan mikronukleus (nukleus kecil).
Di dalam nukleus terdapat nukleoplasma, nukleolus, dan benang-benang kromatin. Nukleoplasma mirip dengan sitoplasma yaitu matriks pengisi nekleus yang berupa zat cair. Nukleolus merupakan anak inti, bentuknya bulat seperti inti sel dan biasanya terdapat pada bagian tengah sedikit di tepi nukleus. Benang kromatin berubah menjadi kromosom ketika akan terjadi pembelahan sel. Kromosom membawa materi genetik yang mengontrol aktivitas hidup sel dan mengatur pewarisan sifat-sifat keturunan.
Ingin lihat posting terdahulu mengenai sel prokariotik dan eukariotik? Klik di sini. Demikian semoga bermanfaat.

Blog, Updated at: 07.49.00

Proteksi Content

Anda BEBAS dan diperbolehkan mengcopy seluruh maupun sebagian artikel dan content yang ada di blog ini namun Anda juga WAJIB mencantumkan link sumber ke http://biologyinmind.blogspot.com. Copy tanpa mencantumkan link sumber termasuk pelanggaran hak cipta. Blog ini juga sudah diproteksi oleh www.DMCA.com yang selalu memonitor seluruh content dalam blog ini.

Keywords

Admin Says Akar Akson Alam Alzeimer Annona Muricata Anti Imunisasi Antibiotik bagian Bagian tubuh manusia Bahan Bakar Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bakteri Bakteriofag Balita Bayi Bayi Prematur Berat badan bioacoustics Bocoran Soal Botol Plastik BPA BPA Free BPJS Brain Work BSE rev 2016 Budidaya Durian Buku Elektronik Buku Guru Bumi Buta Warna Ciri-ciri Hidup Ciri-ciri Vaksin Palsu darah Darah Rendah Darah tinggi Dastol Daun Bionic Daur Daur Ulang Dendrit Diabetes Diastolik Diet Diet Pisang Download Dropbox e-book Endemi Eritropoiesis Fakta file Food problems Fotosintesis Fungsi darah Fungsi Saraf Gejala Hepatitis gempa jepang Google Drive gratis Guru Hakikat IPA Hemat air Hepatitis Herbal Hewan Hewan Terbang Hipertensi Imun Imunisasi Imunitas Infeksi Ion Kalsium ipa IPA dasar IPA terapan jantung Jaringan hewan Jaringan Tumbuhan jepang JKN Kanker kayu dan kertas Kehati Kelor Kertas Struk Belanja Kesehatan Khemoterapi Komunikasi Sel Kurikulum 2013 Revisi 2016 Kwashiorkor Laboratorium IPA Layout Lab Lecture letak Leukopoiesis Limbah Lingkungan Logo WWF Lososa Low Sodium Salt Makhluk hidup Mal nutritions manusia Marasmus Mata Mata Manusia Matematika Microcephaly Monyet Rhesus Moringa penjernih air Obesity Oleivera Organisasi Kehidupan Otak Bayi Otak Manusia paru-paru basah Pathogen PDAM pdf Pembentukan darah Pemuaian Zat Padat pengolahan air Penularan Hepatitis Penyakit Percobaan peredaran darah manusia Persendian Pikun Muda Plasma Plastik Pneumonia Prediksi Ujian Nasional Ramah lingkungan Recycle Reduce Reuse rpp Saraf Saraf manusia Sarana dan Prasarana Lab Save our earth Sel Sel darah Sel Neuron Selamat Idul Adha semester 1 semester 2 Sendi serangan jantung Sertifikasi Siklus Fosfor Siklus Karbon silabus Sirsat Sistem Sirkulasi Sistol Sistolik Siswa smp SNMPTN 2012 Struktur saraf Sukses Ujian Tata Tertib Teknologi Tenaga surya Tips mengatasi Toxoplasma Trombopoiesis Trombosit tsunami Tulang Tumbuhan Uji Kompetensi Guru Ujian Nasional 2011 UKG UN Vaksin Ebola Vaksin Palsu Vaksinasi Virus Virus Ebola Virus Hepatitis Virus Zika Walhi Watanabe WWF Zika Virus

Visitor